Ketika seorang hamba 'lelah' (interpretasi pribadi-red) hingga menyeru kpd Allah SWT namun saat yg bersamaan dalam jiwanya tersimpan keyakinan bahwa: Allah adalah maha penyayang, serta meyakini musibah tersebut adalah jalan kasih sayang Allah, jalan utk mendekat kpdNya, jalan yg kita mohonkan dalam setiap tetesan air mata ketika sholat malam, maka jangan lah musibah tersebut membuat kita bersedih hati, krn (semoga) jalan tersebut adalah sarana utk menggapai rahmat Allah, sbgmn firmannya:
"Dan (ingatlah kisah) Ayub ketika ia menyeru Tuhannya: ('Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.' Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarga kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah." (QS. al-Anbiya': 83-84)
Maha benar Allah dgn segala firmannya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kamis, 28 Juni 2012
Kamis, 14 Juni 2012
Kebahagiaan hati
Seringkali ketika akan berangkat kerja hati terasa beeerraaaat, dan sebaliknya ketika menjelang akhir pekan begitu senang krn mau main dgn anak2 dan istri.
Sehingga sering kali saat mengingat Allah lebih banyak saat weekday dibandingkan saat weekend.
Sesungguhnya jika di cermati lebih jauh letak kebahagiaan hati itu bukanlah pada salahsatu dari kedua waktu tsb. Tetapi terletak pada "kejujuran" / shidiq, sebagai hamba Allah. Krn sbg hambanya kita harus selalu taqwa (hati2 dlm melangkah), harus selalu sedekah utk berbekal, dan terakhir bertawakal jika sdh memohon pertolongan dgn sabar dan sholat.
Maka mulailah dgn selalu berdzikir kepada Allah dlm bertebaran dimuka bumi spy kita beruntung, bertawakkal atas keimanan yg sdh dideklarasikan. Menjaga hati tetap ingat ke masjid (krn merupakan bagian dr sedekah, serta upaya meminta pertolongan) serta yg terakhir bersholawat kepada Nabi Muhammad saw, sbg upaya meneladani hati dan akhlaq beliau.
Jika itu sdh dikerjakan maka tdk ada lagi rasa gundah atau berat, krn semua keyakinan sdh disandarkan pada harapan kpd Rabb nya, serta sbg bentuk tawakkal itu sendiri.
Wallahu a'lam..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sehingga sering kali saat mengingat Allah lebih banyak saat weekday dibandingkan saat weekend.
Sesungguhnya jika di cermati lebih jauh letak kebahagiaan hati itu bukanlah pada salahsatu dari kedua waktu tsb. Tetapi terletak pada "kejujuran" / shidiq, sebagai hamba Allah. Krn sbg hambanya kita harus selalu taqwa (hati2 dlm melangkah), harus selalu sedekah utk berbekal, dan terakhir bertawakal jika sdh memohon pertolongan dgn sabar dan sholat.
Maka mulailah dgn selalu berdzikir kepada Allah dlm bertebaran dimuka bumi spy kita beruntung, bertawakkal atas keimanan yg sdh dideklarasikan. Menjaga hati tetap ingat ke masjid (krn merupakan bagian dr sedekah, serta upaya meminta pertolongan) serta yg terakhir bersholawat kepada Nabi Muhammad saw, sbg upaya meneladani hati dan akhlaq beliau.
Jika itu sdh dikerjakan maka tdk ada lagi rasa gundah atau berat, krn semua keyakinan sdh disandarkan pada harapan kpd Rabb nya, serta sbg bentuk tawakkal itu sendiri.
Wallahu a'lam..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Senin, 28 Mei 2012
Welcome to my simple life plan
Ternyata ada 2 respon hati yg sederhana dalam menyikapi kehidupan, walau tetap harus waspada dan hati hati, islam adalah agama mudah.
Satu. Ketika ingat beban hidup, maka segera berucap 'inalillah wainnailaihi rojiun'. Jk msh berat jg istighfar-lah krn kita belum mendalami kalimat tsb, maka ber-tawakal-lah.
Dua. Jika kita ingat kerjaan atau kesenangan atau sdg ber-aktifitas, maka ingatlah sebaik-baik bekal adalah taqwa, yaitu selalu berhati" dalam melangkah, selalu mencari peluang utk sedeqah, jujur sbg manusia yg selalu berupaya mencari amalan sholeh.
Welcome to my simple life plan
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Satu. Ketika ingat beban hidup, maka segera berucap 'inalillah wainnailaihi rojiun'. Jk msh berat jg istighfar-lah krn kita belum mendalami kalimat tsb, maka ber-tawakal-lah.
Dua. Jika kita ingat kerjaan atau kesenangan atau sdg ber-aktifitas, maka ingatlah sebaik-baik bekal adalah taqwa, yaitu selalu berhati" dalam melangkah, selalu mencari peluang utk sedeqah, jujur sbg manusia yg selalu berupaya mencari amalan sholeh.
Welcome to my simple life plan
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)